Aku gamang
Dugaan terselip dibalik jendela
Menggumamkan pikiran bahwa kau tahu apa yang kuinginkan darimu
Kepicikan membuatku menyempitkan pikiran
Ketakutan meremas asaku
Bahwa kau akan terlontar ke ujung dunia oleh pegas keadaan
Setiap kali terik matahari membakar ruangan ini
Mataku sontak memisahkan diri dari pasangannya
dan aku mendapatimu hanya sejengkal dari sisiku
Kau tak tahu
Kegembiraan yang mengawali hariku
Dibayangi ketakutan hingga senja
Merahnya ufuk barat
Hanya meneriakkan kutukan
Aku tak akan pernah mengungkapkannya
Selamanya... hingga dunia menutup mata...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar